Pengalaman pertama menjadi orang tua

Pengalaman pertama menjadi orang tua

Pengalaman pertama menjadi orang tua

Pengalaman menjadi orang tua pertama kali.

Djazim~ Pernahkah anda berhayal menjadi orang tua yang mengurus anak-anaknya ?
Bagaimana rasanya menjadi bapak ataupun ibuk yang setiap hari mendidik dan membesarkan anaknya sehingga menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua, taat beragama, dan berguna bagi Agama, nusa dan bangsa.

Sebelumnya saya tidak pernah menduga, kalau saya sekarang sudah menjadi bapak bagi putriku yang pertama, yang lahir Sabtu lalu 18/8/18. Putri cantik nan jelita yang lahir tepat pas adzan subuh ini seakan jawaban dari doa yang saya panjatkan kehadirat Allah SWT.

Putra atau putri adalah harapan semua orang yang menjalin rumah tangga, kehadirannya membuat hubungan keluarga semakin erat terjaga keutuhannya. Tanpa putra, kehidupan rumah tangga seakan hampa.
Putra adalah buah hati kita, seperti halnya kita adalah buah hati orang tua kita. Kasih sayang orang tua kepada anaknya tak kan pernah hilang di telan masa.

Setiap orang tua selalu berharap mempunyai putra putri yang sholich Sholichah, dan yang bisa membahagiakan orang tua didunia dan di akhirat. Dan perlu diingat.!
Baik dan tidaknya seorang anak tergantung dari pendidikan orang tuanya, pendidikan yang baik akan berdampak baik, begitu pula pendidikan buruk juga berdampak buruk. 

Peran penting orang tua sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter anak, tata krama, adab dan budi pakerti. Untuk membentuk karakter yang mulia, harus kita mulai sedini mungkin dan memberikan contoh disetiap yang kita ajarkan kepada anak.



Seiring lahirnya putri pertama kami, kami berharap doa pada para pembaca agar Allah SWT memberikan kekuatan kepada kami untuk mengemban amanah yang dititipkanNya.
Semoga kami bisa mendidik, dan mengajarkan ilmu agama, Akhlaqul Karimah, dan sosial budaya yang tak ternilai harganya.

Akhir kata , Semoga kita semua dikaruniai keturunan, Putra Putri yang Sholich Sholichah dan Bermanfaat bagi sesama manusia. Aamiin Ya Rabbal'Alamiin.
Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments

Advertiser