Majlis Sholawat Remaja Islam Bangle

Majlis Sholawat Remaja Islam Bangle

Sholawat Rutinan Malam Ahad Pon Remaja Islam Bangle.
Acara Sholawatan dan Albarzanji ini rutin diselenggarakan Remaja Islam Bangle yang bertempat di Masjid Jami’ul Karomah Bangle Tanon Sragen.
Acara yang berjalan setiap selapan sekali pada setiap malam ahad pon ini baru berjalan sekitar satu tahun, dan baru dirintis demi memajukan remaja Islam Bangle agar terbiasa dalam menjalankan kegiatan yang positif.
Selain membaca sholawat dan Al barzanji, juga diadakan pembacaan Rotibul Haddad, semoga acara yang sedang berjalan ini bisa terus berkembang dan Istiqomah. Aamiin.

Majlis Sholawat Remaja Islam Bangle


بسم الله الرحمن الرحيم
ان الله وملائكته يصلون على النبي يا أيها الذين آمنوا صلوا عليه وسلموا تسليما
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah untuknya dan bersalamlah dengan sebenar-benar salam.“

Ayat ini menuturkan bahwa Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi Muhammad Saw. Kemudian Allah memerintahkan kaum beriman agar bershalawat pula untuk beliau.
Di sini ada shalawat dari Allah, ada shalawat dari malaikat dan ada shalawat dari sesama manusia. Sudah barang tentu substansi dari ketiganya berbeda.
Dalam kitab Hasyiyata al-Qalyubi wa Umairah dikatakan:

“Shalawat dari Allah adalah rahmat. Sedang shalawat dari malaikat adalah istighfar (memohonkan ampunan untuk Nabi). Adapun shalawat dari selain Allah dan malaikat adalah doa.” (Qalyubi wa Umairah, Hasyiyata al-Qalyubi wa Umairah, Maktabat Al-Iman, Al-Manshurah, I/11.)

Sesungguhnya Allah mengabarkan bahwa dia bershalawat kepada hamba-hamba nya yang beriman di dalam Firman nya :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْراً كَثِيراً وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلاً هُوَ الَّذِي يُصَلِّي عَلَيْكُمْ وَمَلَائِكَتُهُ لِيُخْرِجَكُم مِّنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيماً

Artinya : "Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman".
(QS. Al Ahzab ayat 41-43)

Waktu Afdhol Bersholawat :

Waktu paling afdhol dituntut bersholawat ketika :

  • Mendengar orang yang menyebut nama Nabi Muhammad SAW.

  • Sesudah menjawab Adzan dan sebelum membaca Do'a Adzan.

  • Sesudah Tasyahud , Sebelum membaca Do'a.

  • Pada Awal, Pertengahan dan Penutup Do'a.

  • Di Akhir Qunut dalam Sholat.

  • Di Dalam Sholat Jenazah.

  • Di Antara Takbir Sholat Hari Raya.

  • Ketika Masuk dan Keluar dari Masjid.

  • Setiap Waktu Pagi dan Petang.

  • Hari Kamis Malam Jum'at.

  • Sepanjang Hari Jum'at.

  • Ketika Telinga Berdenging.

  • Ketika Terlupa Suatu Perkara.

  • Ketika Mengalami Kesusahan dan Kebimbangan.

  • Ketika Memulai Sesuatu Pekerjaan Yang Baik.

  • Waktu Menghadiri Tempat Perkumpulan Yang Baik.

  • Waktu Meninggalkan Sesuatu Majelis.

Dikabulnya hajat kita, baik di dunia maupun di akhirat.
Nabi Muhammad Saw bersabda:
من صلى علي في اليوم مائةَ مرّةٍ قضى الله له مائةَ حاجةٍ، سبعين منها في الآخرة وثلاثين في الدنيا

“Barang siapa bersholawat untukku seraratus kali sehari, maka Allah akan memenuhi seratus hajatnya, 70 di akhirat nanti dan 30 sisanya di dunia”. (Kitab Jam’ul Jawami’ hal:796)

Sholawat mampu membersihkan dosa.
Nabi Muhammad Saw bersabda:
صلّو عليّ فإن الصلاة علي زكاةٌ لكم واسألوا الله لي الوسيلة، قالوا وما الوسيلة يا رسول الله؟ قال: أعلى درجةٍ في الجنة لا ينالها إلا رجلٌ واحدٌ وأنا ارجو أن يكون أنا هو. (رواه أحمد في مسنده)

“Bacalah sholawat atasku, karena sesungguhnya sholawat atasku membersihkan dosa-dosamu, dan mintalah kepada Allah untukku wasilah”. Para sahabat bertanya: “Apakah wasilah itu”? Kemudian Rasulullah menjawab: “Derajat yang paling tinggi di surga yang hanya seorang saja yang akan memperolehnya dan aku berharap semoga akulah orang yang memperolehnya”.
(HR. Ahmad)


Wallahu a'lam bishshowab.
Buka Komentar
Blogger
Disqus
Komentar

No comments

Advertiser