Kapan nikah.??? Inilah Jawaban Yang Mengharukan.

Kapan nikah.??? Inilah Jawaban Yang Mengharukan.

Menjelang mudik Lebaran tahun ini si Paijo, seorang pemuda yang tak lagi muda itu dak-dik-duk menghadapi pertanyaan “kapan nikah?” dari segenap pintu rumah kerabat yang bakal ia kunjungi.
Baginya, usia 34 tahun belum ijab-qabul adalah aib, bahkan itu adalah bid’ah bagi sekelompok orang.

Jauh-jauh hari Paijo sudah memutar otak untuk mencari jawaban yang jitu untuk menjawab pertanyaan itu.
Setelah mendapat jawaban yang sekiranya tepat, paijo pun siap bersilaturahim ke beberapa kerabatnya.

Benar. Serangan yang ia khawatirkan pun tiba.
Ketika Paijo kerumah sang paman.

“Kapan nikah, Jo ?” Pertanyaan meluncur dari Pak Leknya (paman).

“Wah, KUA Lebaran gini masih tutup, Pak Lek,” jawabnya ngeles.
Sang paman pun merasa cukup dengan jawaban si Paijo. Dan sang paman tidak mengintrogasinya lagi.

Pertanyaan pun serupa muncul dari anggota keluarga lain dan sahabat-sahabatnya, dan lagi-lagi dijawab oleh Paijo dengan alasan yang sama.
Kejadian serupa itu terus berulang dari pintu ke pintu hingga sembilan kali. Dan Paijo merasa sudah punya senjata ampuh untuk menghadapi pertanyaan itu.

Dan ketika Paijo masuk kerumah yang kesepuluh, yang mana adalah rumah bibi atau buléknya Paijo.
Sang bibi pun juga melontarkan pertanyaan yang tak beda dengan yang lain, dan lagi-lagi Paijo menjawab dengan jawaban yang sama pula,
Tapi nahas, ternyata tidak cukup sampai disitu,
“Terus kalau KUA sudah buka, tanggal berapa mau kawin?” Tanya salah satu bibinya.

Paijo pun mulai berpikir, jawaban ini tak mungkin sama. Harus putar otak lagi untuk menjawab pertanyaan sang bibi.
Sambil melirik saudara sepupunya, si Paijo sok berkonsultasi, “Enaknya, punya rumah dulu atau mobil dulu ya sebelum nikah?”

“Kalau menurutku, ya mesti punya calon dulu,” balas sepupunya sambil ngelonyor.

Paijo pun tak habis pikir kalau sepupunya akan menjawab seperti itu.
Dengan rasa kesal Paijo bergumam dalam hati "Kwampréééttt...!!! Boro-boro do nggolékné calon po piyé ngono og... Malah ming do takon thok.." dengan logat jawa nya.
Kalau di translet ke bahasa Portugal sih gini "Kwampréééttt... Boro-boro dicarikan calon atau gimana, malah cuma tanya doank.". Hhheehheee...

Paijo pun menunduk malu, dengan keadaanya saat itu.

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Komentar

No comments

Advertiser